3 Hal yang Perlu Kita Ingat Saat Hidup Terasa Tidak Adil


(Sumber foto: Dokumen pribadi)

Ini tulisan lama, saya coba tinjau ulang dan jabarkan kepada kalian semua new version-nya. Sebelumnya, kita perlu ingat bahwa hidup ini tidak selamanya selalu sejalan dengan apa yang kita harapkan σ( ̄∇ ̄;)

Banyak kenyataan dari bayang-bayang yang tidak terealisasikan. Banyak faktor, salah satunya usaha, doa, support lingkungan, emosi/psikis, dan lainnya. 

Oke, so, here 3 points we should remember when the world feels unfair:

1. Relax, santai saja

No overthinking guys (^。^;) 

Kalau lagi merasa orang-orang tidak membutuhkanmu, dan mereka bilang baik-baik saja tanpa kita. Itu bukan berarti kita adalah orang yang tidak berguna. Justru kita tidak perlu bersusah payah sibuk harus membantu, mencari validasi orang. Cukup fokus dengan kepentingan kita, mencari kesibukan sendiri yang produktif, santai saja.

2. Tried the best

All we can do is tried our best. Seperti tagline blog ini Thismaway-Unthismaway, I tried Ma best. That's it. Meskipun hasilnya diluar kendali, diluar ekspektasi/gagal, setidaknya kita sudah berusaha semaksimal mungkin. If, people still didn't see your efforts. It means you don't have to take pains to show them. Kalau orang masih tidak lihat usahamu, artinya tidak perlu bersakit-sakit untuk memperlihatkannya. 

Don't give up and show our efforts to ourself saja. Kita adalah supporter terbaik bagi kita sendiri. ( T∀T)

3. Ada diri sendiri dan Pencipta-Nya

Until the last time, who can pure accept us and the beast inside us is ourself and the God the greatest of the world.

If you a moeslim, kalau kamu muslim, Allah loves us. no matter where we've been, entah dari mana kita berasal. No matter what we've done, entah apa yang sudah kita lakukan. No matter how deep we've feel, seberapa kita merasa. Ada pengampunan kok. Tidak ada yang sayang sama diri sendiri kecuali diri kita dan Allah kan. ( T∀T) 

No one knows and understands us more than Allah, tidak ada yang lebih tahu kita kecuali kita sendiri dan Allah.

Poin pentingnya, as long as we can be ourself. Selama kita bisa jadi diri sendiri, kita melakukan kebaikan untuk diri kita sendiri, bebas deh, selama tidak merugikan orang lain ya. (ゝω・´★)

Ini memo 2019, anjay keren banget saya dulu sudah punya persepsi begini. ( T∀T)

Bukan untuk dijadikan pedoman/referensi, sharing biar tidak menumpuk di draft. Love to see you all!

Komentar